Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.-Hamka-
Cinta? Mau membicarakan tentang apa? Kisah cinta sinetron? Kisah cinta romantis dan dramatis? Atau happy ending? Tenang, cinta itu sangatlah luas. Sementara itu, bila cinta hanya dibatasi dengan cinta yang sering kita temui dalam roman picisan, maka hal itu tentu saja sebuah kesalahan yang besar. Karena dengan itu berarti cinta itu adalah ibadah kepada hawa nafsu. Na’udzubillahi min dzalik!
Pembatasan mengenai cinta itu benar-benar sebuah kesalahan fatal. Karena itu berarti bahwa pandangannya sempit dan hanya dari satu sisi. Bisa dari sisi sinetron, sisi roman picisan, atau sisi puteri Disney. Pernahkah kita berpikir bagaimana melihat cinta itu dari seluruh sisi sehingga kita bisa memahaminya secara sempurna? Karena pemahaman kebanyakan orang mengenai cinta di zaman sekarang begitu dangkal. Lalu, apa solusinya?
