Kebutuhan seorang hamba pada hidayah melebihi kebutuhannya dari makan dan minum, kalau makan dan minum hanya dibutuhkan satu, dua kali saja, sedangkan hidayah dibutuhkan sejumlah nafas-Imam Ahmad bin Hanbal, Miftah Daaris Sa’adah-
Sebagai
seorang muslim, kita sudah seharusnya tahu apa sebenarnya tujuan hidup kita. Ya,
jika hidup tanpa tujuan maka apa yang akan kita lakukan? Apa yang akan kita usahakan?
Sesungguhnya, tujuan hidup kita di dunia ini hanya satu: Beribadah kepada
Allah. Sebagaimana firman-Nya,
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (QS. Adz Dzariyat: 56)
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (QS. Adz Dzariyat: 56)
Setelah
mengetahui tujuan kita tersebut, lantas apa yang kita butuhkan? Apa yang kita
perlukan untuk mencapai tujuan tersebut? Tentu saja yang kita butuhkan adalah
petunjuk. Ya, bayangkan ketika seseorang berjalan menuju suatu tempat tapi
tidak memiliki petunjuk arah, maka sungguh ia akan tersesat. Begitu pun hidup
kita. Sebagai seorang muslim, maka tujuan kita adalah beribadah kepada Allah,
dan dalam menuju tujuan tersebut, kita butuh petunjuk. Atau dalam bahasa kita
disebut sebagai hidayah.






